October 29, 2020
Pernik

Dari Hunting Amal, Terkumpul Rp. 4.599.000 Untuk Jero Mangku Parsi

Model anak-anak menjadi favorit para peserta hunting amal bertajuk ”Ulurkan Seribu Tangan dan Kamera Untuk Pemangku” di Pondok Anyar 43, Jalan Raya Marga – Apuan, Desa Petiga, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Selasa 8 September 2020. Walau demikian, model penari Legong Kraton juga tak kalah menarik, sehingga para photographer bisa mengeksplor moment budaya dalam bidikan lensa. “Kami mengucapkan terimakasih kepada semua sahabat yang telah menyisihkan sebagian rejekinya untuk membantu sesama. Semoga, Tuhan Yang Maha Esa memberikan anugrahNya,” ucap Penanggung Jawab I Wayan Aris Styadi Putra, S.Pd.

Kegiatan hunting amal untuk Jero Mangku I Wayan Parsi ini digelar Pue Bali Photography bekerja sama dengan Sekaa Teruna Teruni Satrya Dharma Petiga Semingan dan Program PHP2D IKIP PGRI Bali. Ada sebanyak 35 photoprafer dari berbagai daerah di Bali yang peduli terhadap Pemangku Parsi yang tengah sakit. “Saat ini, terkumpul dana sebesar Rp. 4.599.000 dan langsung kami serahkan kepada Pemangku Parsi yang sedang dalam keadaan sakit,” ungkap Aris yang saat itu didampingi Ketua Pelaksana yang juga PHP2D IKIP PGRI Bali, Sri Agustien dan pembimbing Dr. I Wayan Eka Mahendra M.Pd.

Dengan uluran tangan dari para photographer ini, Aris berharap semoga Jero Mangku Parsi lekas sembuh dan sehat, sehingga bisa ngayah, seperti sedia kala. “Jero Mangku Parsi adalah pemangku yang selalu menjadi panutan dalam menjalankan kegiatan keagamaan di Desa Petiga, khususnya. Menjadi pemangku merupakan profesi mulia yang bertugas menjalankan upacara keagamaan tanpa imbalan. Sekarang ini, Jero Mangku yang kaya dengan petuah dan sastra agama itu dalam keadaan sakit. Anaknya yang membiayai hidupnya juga sakit. Keluarga pemangku ini memang kurang mampu secara finansial untuk kebutuhan hidup,” ungkapnya penuh harap. [B/*]

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *