Cancel Preloader

I Made Gde Puasa, Pernari Topeng Mendalang di India

 I Made Gde Puasa, Pernari Topeng Mendalang di India

I Made Gde Puasa, seniman serba bisa menerima Penghargaan Adi Sewaka Nugraha

I Made Gde Puasa merupakan salah satu seniman yang menerima Penghargaan Adi Sewaka Nugraha dari Pemerintah Provinsi Bali pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-44 tahun 2022. Pria kelahiran 23 Januari 1977 ini mremang dikenal sebagai seniman serba bisa. Selain dikenal sebagai akademisi, ia juga aktif menekuni seni tari, dalang, hingga undagi tapel.

Kalau dalam urusan seni, pria asal Desa Pujung Kelod, Kabupaten Gianyar ini memiliki kontribusi yang besar dibidang seni budaya untuk Desa Adat Pujung Sari. Puasa dikenal sebagai dalang dan undagi pertama asal desa adat tersebut. Salah satu yang membuatnya senang, ia membentuk dan menjadi ketua sekaa topeng. Gde Puasa kerap ngayah untuk menari Topeng Pajegan ketika berlangsung upacara-upacara keagamaan.

I Made Gde Puasa
I Made Gde Puasa, seniman serba bisa menerima Penghargaan Adi Sewaka Nugraha

Dikutif dari Profil Penerima Adi Sewaka Nugraha Pemerintah Provinsi Bali Dinas Kebudayaan 2022, Gde Puasa juga piawai berperan sebagai pandung atau matah gede dalam pementasan calonarang. Ia tak hanya berkiprah dalam sekala lokal saja, di tingkat nasional tetapi juga pernah terlibat dalam Festival Seni Sakral Keagamaan Hindu di Solo (2010), dan duta kesenian pada acara Musyawarah PKBI (2003).

Suami dari Sang Ayu Andewi ini sebagai seorang akademisi di Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, kerap memberikan penyuluhan agama dengan media seni budaya. Ia bahkan kerap didaulat untuk mengunjungi berbagai daerah di Indonesia guna memberi Penyuluhan Agama Hindu dengan media topeng bondres. Baginya, melalui cara tersebut akan lebih mudah menyampaikan materi ketimbang hanya berbicara biasa, sehingga pemahaman-pemahaman masyarakat akan tattwa agama Hindu akan lebih dimengerti.

Pengabdiannya di bidang seni membawa ayah empat orang anak ini berkunjung ke berbagai negara untuk melakukan pentas kebudayaan. Gde Puasa tercatat pernah mengikuti Festival Kesenian di Macau pada tahun 2007, sebagai dalang sendratari ramayana di India tahun 2010, dan sebagi duta kesenian pada acara HUT Konsulat di Canae, India dengan membawakan 14 tari nusantara pada tahun 2011 lalu. [B/*]

Baca Juga:  Jantra Tradisi Bali Digelar 11 Juni – 9 Juli 2022