Tabur 2 Ton Eco-Enzym, JAKKON Ikut Menjaga Ekosistem Danau Batur  

 Tabur 2 Ton Eco-Enzym, JAKKON Ikut Menjaga Ekosistem Danau Batur  

Semua kalangan meski peduli terhadap kondisi Danau Batur di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli yang mengalami pendangkalan, dengan kondisi air yang masuk dalam kategori tercemar. Karena itu, perhatian pemerintah dan komunitas penggiat lingkungan tak pernah berhenti untuk mengembalikan keasrian danau yang indah dan menawarkan suasana yang sejuk itu.

Beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli beserta Forum Penggiat Lingkungan Bali dan pihak terkait lainnya menuangkan sekitar 2 ton cairan disinfektan alami Eco-Enzyme di kawasan Pura Segara Danau Batur. “Semoga kegiatan ini dapat dilakukan berkala dan dengan skala yang lebih besar lagi. Sehingga kondisi air danau dapat menjadi netral, ekosistem air kembali tumbuh dan kondisi kesehatan masyarakat yang mempergunakan air danau akan terjamin,” kata perwakilan dari PT Jakarta Konsultindo, Rizky Farandy.

Kegiatan tersebut juga diikuti Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, anggota DPR RI I Nyoman Parta, Jero Penyarikan Ulun Danau Batur, Wakil Ketua DPRD Bangli sekaligus inisiator Komunitas Eco Enzym Bangli, I Komang Carles PT Jakarta Konsultindo (JAKKON) selaku salah satu perusahaan yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan hidup, bersama IKONIK Indonesia dan team Operasi Semut turut hadir serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

JAKKON

Rizky Farandy mengatakan, Eco-Enzyme berfungsi untuk meningkatkan kualitas air, serta akan melepaskan gas ozon yang dapat mengurangi karbondioksida sehingga dapat mengurangi efek rumah kaca. Dengan adanya cairan Eco-Enzyme yang pengolahannya sangat mudah, tanpa menggunakan bahan kimia, cocok digunakan sebagai penetral air sehingga air danau menjadi bersih. “Eco-Enzyme juga dapat berfungsi sebagai disinfektan alami, karena mampu mengurai bakteri berbahaya menjadi bakteri positif dan ramah lingkungan,” pungkasnya. [B/*]

Baca Juga:  Ibudaya Festival 2021 “Mula ka Mula, Pulang ke Rahim Bali Utara”