Seniman Januariawan Pajang 14 Karya di Kelir Gallery, The Kayon Jungle Resort

 Seniman Januariawan Pajang 14 Karya di Kelir Gallery, The Kayon Jungle Resort

Memilih tempat pameran, setiap seniman tentu memiliki inspirasi atau cara yang berbeda-beda dalam menentukan lokasinya. Sebut saja, perupa I Wayan Januariawan yang menggelar pameran di Kelir Gallery, The Kayon Jungle Resort yang terletak di Desa Bresela, Kecamatan payangan, Kabupaten Gianyar. “Gallery ini elite dan exclusive untuk berpameran. The Kayon Jungle Resort ini memiliki pemandangan yang indah dan menarik, selaras dengan tema-tema yang saya angkat sebagai tema lukisan yang akan dipamerkan,” kata Januariawan, Kamis 11 Agustus 2022.

Pria kelahiran, 18 Januari 1986 mengaku senang mendapat kesempatan menggelar pameran di sebuah resort yang menjadi pilihan wisatawan local maupun asing saat berliburan di Bali. Kali ini, ada sebanyak 14 lukisan dengan berbagai ukuran yang dipamerkan di Kelir Gallery. Mulai dari ukuran terkecil 70x50cm, hingga terbesar yang mencapai 200x200cm. Medianya mixed ada dari media acrylic dan oil colour. Sementara itu, untuk gaya lukisannya, lebih banyak beraliran impresionis. “Saya mencoba mengeksplor gallery yang indah ini. Kebetulan, saya kenal dengan owner yang juga mencintai seni dan budaya, salah satunya seni lukis,” ujar Januariawan yang tamatan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar ini.

Suami Tatsiana Efimova (wanita dari Belarusia) ini pameran bertajuk “Living in Green” akan dibuka pada Minggu, 14 Agustus 2022 pukul 18.00 Wita oleh Mrs Chalotte Cato pencinta dan pengamat seni dari Denmark. Pameran akan berlangsung selama satu bulan hingga tanggal, 13 September 2022. “Tema Living in Green memiliki arti hidup berdampingan dengan alam sekitar, seperti kebun, bunga, sawah, tumbuh tumbuhan beserta alam sekitar merupakan sumber inspirasi dari penciptaan seni lukis yang saya pamerkan saat ini,” seniman yang memiliki segudang pengalaman berpameran, seperti Bali, Jakarta, Singapura, Japan, dan Germany.

Baca Juga:  SMK Negeri 3 Garap ‘Bima Swarga’

Januariawan

The Kayon Jungle Resort memiliki alam yang sangat indah, dan tidak sedikit wisatawan yang memilihnya sebagai tempat menginap ataupun sebagai tempat tinggal. Karena itu, karya-karya yang disajikan lewat pameran secara tidak lamngsung akan menjadi atraksi budaya, juga sebagai gambaran Ubud yang memang kental dengan aktivitas seni budaya. Tamu-tamu yang menyaksikan pameran itu, jika berminat kemungkinan akan membelinya. Harga satu lukisan sangat beragam mulai dari harga 8 juta sampai 60 juta. “Semoga pameran ini membawa hal-hal yang positif, sebagai kembang rampaenya keberlangsungan seni dan budaya,” ucapnya santai.

Seniman yang tinggal di Banjar Kutuh Kelod, Desa Petulu, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, memang kreatif. Di rumahnya, Januariawan tengah mengelola kelompok seni “Kalisa Kutuh” sebuah kelompok yang bergerak dalam bidang seni lukis. Seniman-seniman yang menjadi anggota kelompok ini, selalu aktif dalam berkarya seni. [B/*]

Balih

Balihbalihan merupakan website yang membahas seputar informasi seni budaya di Bali

Related post