Peduli Kearifan Lokal Bali. Patra Jasa Garap Program Pelestarian Kesenian Tradisional

 Peduli Kearifan Lokal Bali. Patra Jasa Garap Program Pelestarian Kesenian Tradisional

Selain indah, Bali juga unik. Hampir setiap sudut kehidupan keseharian masyarakatnya, mendapat sentuhan budaya Bali yang indah. Hal ini membuat Bali terkenal di seluruh dunia dengan budaya yang berlimpah. Karena itu, budaya Bali mesti tetap lestari, sehingga roh pariwisata Bali tetap terjaga. “Karena itu, Patra Jasa memutuskan untuk melaksanakan kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan melakukan pelestarian kesenian tradisional Bali,” ucap General Manager The Patra Bali, Saleh Wibowo saat dikonfirmasi, Rabu 5 Oktober 2022.

Sebagai upaya mendukung budaya lokal dan merujuk ke arahan yang dikeluarkan Gubernur Bali dan Surat Edaran Pemerintah Daerah Bali, bahwa seluruh masyarakat, instansi, lembaga maupun lini bisnis yang berada di Bali, diminta untuk selalu mengimplementasikan upaya-upaya yang melestarikan kearifan lokal, maka Patra Jasa melaksanakan program pelestarian kesenian tradisional. “Pelaksanaan dari niatan tersebut, kami lakukan dengan memberikan bantuan kepada 2 (dua) komunitas budaya, yaitu Sanggar Tari Lila Kumaris Art Production dan Sanggar Tari & Tabuh Sekar Tanjung, berupa peralatan pendukung seni tari & tabuh,” paparnya.

Saat penyerahan peralatan pendukung itu, mewngundang I Wayan Suatra Neagra dari Sanggar Tari Lila Kumaris, serta Bapak I Putu Arya Suryawan dari Sanggar Tari & Tabuh Sekar Tanjung. Bantuan kemudian diberikan secara resmi diserahkan Saleh Wibowo di The Gianyar Room pada 30 September 2022 lalu. “Selain menggunakan pakaian adat Bali bagi seluruh karyawan di hotel ini khususnya setiap hari Kamis, Purnama dan Tilem, bantuan TJSL ini juga sebagai bentuk dedikasikan Patra Jasa untuk Sanggar Tari & Tabuh,” ucapnya.

Hal ini juga sebagai wujud kesadaran Patra Jasa dalam mendukung dan mengangkat kembali budaya serta kearifan local. “Kami sadar, cikal bakal pariwisata Bali sejatinya dimulai oleh ketertarikan tamu mancanegara terhadap budaya Bali itu sendiri,” papar Saleh Wibowo serius.

Baca Juga:  Pancious Buka Outlet di Samasta Bali, Restaurant dengan Variasi Western

Wayan Suatra Neagra dan I Putu Arya Suryawan mengucapkan terima kasih kepada Patra Jasa yang peduli terhadap pelestarian kesenian tradisional Bali. “Melalui komunitas budaya ini, kami berusaha turut serta mengembangkan dan mewariskan budaya leluhur kami agar tidak tergerus oleh perkembangan jaman. Kami percaya, budaya Bali akan selalu memiliki tempat tersendiri di hati kami sebagai penduduk asli penerima warisan, maupun di hati orang-orang dari seluruh penjuru dunia. Maka salah satu kearifan lokal ini harus dijaga sampai kapanpun,” ujar mereka kompak.

Tak hanya peduli pada kearifan local Bali, The Patra Bali Resort & Villas peduli terhadap lingkungan, sehingga bersamaan dengan hari itu juga melaksanakan kerja bakti di sepanjang Pantai Tuban yang berada tepat di belakang hotel. “Kami melakukan kegiatan ini secara berkala sebagai wujud tanggungjawab Patra Jasa dalam menjaga lingkungan sekitar, dimana wilayah operasi berada,” ujar Saleh Wibowo kembali. [B/*]