D’Youth Fest 2.0 Ciptakan Ruang Ekspresi dan Kreatifitas Anak Muda

 D’Youth Fest 2.0 Ciptakan Ruang Ekspresi dan Kreatifitas Anak Muda

D’Youth Fest 2.0 Tahun 2022 Dibuka dengan pukulan Kendang Taiko sebanyak 28 kali

Pementasan perkusi ini sangat kreatif dan sungguh menarik. Perkusi kolosal dengan memadukan kendang Bali, reong, terompong, tawa-tawa, perkusi ember, kimbe, ketipung dan marcing band tak hanya menghasilkan suara yang manis, tetapi juga mempesona. Teknik permainan, tempo yang ditata sangat apik menjadi sajian seni yang menginspirasi. Semangat anak-anak muda menjadikan olah seni sungguh semakin mempesona. Itulah sajian utama inagurasi pembukaan Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 2.0 Tahun 2022 di Kawasan Lapangan Lumintang Denpasar, Jumat 28 Oktobert 2022.

Pelaksanaan hari pertama D’Youth Fest, juga dimeriahkan penampilan Band Keroncong Djancuk, White Swan, Netterjack, Pee Wee Gaskins dan Pemoeda Soeka Karaoke ft Ary Kencana. Penampilan para pengisi acara ini sungguh memikat dengan tampilan busana dan gaya yang menarik. Pembukaan D’Youth Fest 2.0 bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda itu turut diserahkan bantuan tangan palsu serangkaian program 1.000 tangan palsu bagi penyandang disabilitas.

Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 2.0 Tahun 2022 telah dibuka dengan pukulan Kendang Taiko sebanyak 28 kali. Pembukaan itu dilaksanakan oleh Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa, Kajari Denpasar Rudy Hartono, Kapolresta Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, Dandim 1611 Badung Kol. Inf. Dody Trio Dadi, Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Wayan Mariyana Wandhira, Sekda Kota Denpasar, IB Alit Wiradana dan Ketua BPPD Kota Denpasar, IB Gede Sidartha Putra.

D’Youth Fest
Perkusi kolosal sajian utama inagurasi pembukaan D’Youth Fest 2.0

D’Youth Fest 2.0 ini dilaksanakan guna menciptakan ruang ekspresi dan kreatifitas anak muda di Kota Denpasar. Sehingga ide kreatif anak muda dapat tersalurkan dan memberikan nilai tambah. Hal ini sesuai dengan Visi Pembangunan Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju. “D’Youth Fest memberikan ruang kreatifitas generasi muda untuk menciptakan aksi, memberikan reaksi dan menghasilkan kreasi dalam pengembangan potensi, sehingga mampu mewujudkan generasi muda yang unggul,” jelas Walikota Jaya Negara.

Baca Juga:  Ibu-ibu Memasak Nasi Goreng Sehat "Merah Putih"

Kegiatan yang digelar serangkaian dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan tema “Bersatu Bangun Bangsa” ini, dapat menjadi momentum kolaborasi yang apik sesuai dengan visi misi Pemerintah Kota Denpasar yakni Denpasar Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju. “Harapan kami acara ini menjadi salah satu peluang anak muda berkreatifitas dan momentum yang baik untuk kebangkitan kreatifitas serta ekonomi kreatif, dan kegiatan ini akan rutin dilaksanakan setiap tahun dengan terus ditingkatkan kualitasnya,” imbuhnya

Kepala Dinas Pariwisata, M. A. Dezire Mulyani yang dalam kesempatan tersebut didampingi oleh Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, I Wayan Hendaryana menjelaskan, secara teknis D’Youth Fest 2.0 dilaksanakan di dua lokasi. Yakni Kawasan Dharma Negara Alaya dan Lapangan Lumintang. Guna mendukung kelancaran acara, turut disiapkan beberapa kantong parkir. Mulai dari disekitar kawasan Lapangan Lumintang, Gedung PWI, Gedung Majelis Desa Adat, areal Parkir di Gedung Sewaka Dharma serta area Parkir Taman Kota Lumintang

Wayan Hendaryana menambahkan, dalam tiga hari pelaksanaannya, D’Youth Fest 2.0 turut menghadirkan beberapa mata acara yang tentunya digawangi anak muda. Yakni Lomba Sampian Penjor Hias, Lomba Mural, Skateboard Competition, Lomba Kostum Karnaval dan Festival, Lomba Reels Instagram, Student Band Battle dan Dance Competition.

Selain lomba, pengunjung juga akan dimanjakan dengan sajian beberapa penampilan band lokal dan nasional. Diantaranya Superman Is Dead (SID), Pee Wee Gaskins, Scared of Bums, Rajawali Ingkar Janji, Jangar, Painful By Kisses, Netterjack, White Swan, Bebangkan Oi Scuad, Keroncong Jancuk, Ganda Campuran Putra, Irama Jaya dan lainya dengan jumlah keseluruhan mencapai 33 Band. Selain itu, turut diibatkan pula 26 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Denpasar. [B/*]