Taman Budaya Matangkan Persiapan PKB 2026

 Taman Budaya Matangkan Persiapan PKB 2026

I Wayan Mardika Bhuwana/Foto: dok.

PESTA Kesenian Bali XLVIII akan digelar pada 13 Juni hingga 11 Juli 2026. Ajang seni budaya tahunan mengusung tema “Atma Kerthi – Jiwa Sidha Parisudha (Memuliakan Jiwa Paripurna)” itu dipastikan siap menyambut ribuan seniman dan pengunjung dari dalam maupun luar negeri.

“Kami telah mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Sejumlah sarana dan prasarana kini telah dibenahi untuk mendukung kelancaran pelaksanaan PKB 2026,” kata Kepala UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, I Wayan Mardika Bhuwana, Senin 11 Mei 2026.

Perbaikan telah dilakukan pada fasilitas umum seperti toilet di Gedung Ksirarnawa dan Gedung Ardha Candra, termasuk kesiapan area pementasan di Kalangan Angsoka, Kalangan Ratna Kanda, dan Kalangan Ayodya.

“Seluruh panggung pertunjukan kami pastikan siap difungsikan secara maksimal selama pelaksanaan pesta seni terbesar di Bali tersebut,” ungkapnya.

Selain kesiapan infrastruktur, aspek kebersihan juga menjadi perhatian utama panitia. Pengelola Taman Budaya menargetkan pelaksanaan PKB tahun ini lebih tertib dalam pengelolaan sampah, mengingat tingginya jumlah pengunjung setiap harinya.

Menjaga kebersihan dan mengelola sampah dengan disiplin menjadi kunci agar PKB tetap nyaman untuk dikunjungi. Kebersihan merupakan pondasi utama untuk menjamin keberlangsungan festival seni milik masyarakat Bali itu.

“Kami meminta pengunjung untuk tidak membawa makanan dan minuman ke area pertunjukan untuk meminimalisir sampah di kawasan Taman Budaya,” pintanya.

Mardika Bhuwana juga menghimbau kepada pengunjung agar mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan membawa tumbler pribadi. Taman Budaya sebagai pusat acara harus bebas dari pencemaran sampah, terutama sampah plastik sekali pakai.

Baca Juga:  Pembukaan SMK Festival 2025 di Taman Budaya Provinsi Bali, Bertabur Seni

Aspek kebersihan memang menjadi perhatian utama panitia. Karena itu, pengelola Taman Budaya menargetkan pelaksanaan PKB tahun ini lebih tertib dalam pengelolaan sampah, mengingat tingginya jumlah pengunjung setiap harinya. ‎

“Berkaca pada PKB sebelumnya, rata-rata pengunjung mencapai sekitar 20 ribu orang per hari. Produksi sampah bisa mencapai satu kontainer setiap hari,” ujar Mardika Bhuwana.

Antusiasme partispan luar daerah dan luar negeri

‎‎PKB tak hanya menjadi ajang untuk melestarikan kesenian tradisi, tetapi juga sebagai panggung seni budaya bertaraf internasional.

Antusiasme seniman luar daerah dan luar negeri untuk tampil dalam PKB 2026 tercatat mengalami lonjakan dibanding tahun sebelumnya. Jumlah partispan luar daerah dan luar negeri terus meningkat.

Jika pada PKB 2025 hanya diikuti 10 partisipan luar Bali, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 13 partisipan. Sementara peserta luar negeri bertambah dari empat menjadi sembilan partisipan.

Peningkatan tersebut juga berdampak pada jumlah seniman yang terlibat. Tahun lalu tercatat 180 seniman luar negeri ambil bagian dalam PKB, sedangkan tahun ini meningkat menjadi 260 orang. Untuk seniman luar daerah Bali, jumlah partisipan naik dari 735 menjadi 955 seniman. [B]

Related post