October 28, 2020
Kreasi

I Ketut Gede Narmada, Perankan Pekak Gaul Dalam Bondres STI Bali

Memerankan tokoh pekak, orang tua laki-laki yang umurnya sekitar 70 tahun memang tidak mudah. Apalagi, pekak yang berjiwa muda alias pekak gaul, tentu memerlukan pendalaman gerak dan karakter yang tinggi. “Saya coba memberikan sajian baru yang masih menjadi kebiasaan di lingkungan masyarakat. Tokoh Pekak Gaul ini memiliki karakter berbeda dengan tokoh topeng tua dalam pertunjukan topeng,” kata I Ketut Gede Narmada, S.Sn, M,Sn. Orang yang biasa memerankan Pekak Gaul dalam Bondres Sekaa Topeng Inovatif (STI) Bali itu.

Tokoh Pekak Gaul itu ada dalam pementasan lawak dari Grup Bondres STI Bali yang memberikan eksistensi orang tua berada di tengah-tengah anak muda. Lelaki tua itu selalu memberikan semangat pada anak-anak muda, baik dalam melestarikan kesenian ataupun menjaga alam yang sesuai dengan ajaran Tri Hita Karana. “Tokoh Pekak Gaul itu muncul secara spontanitas. Inspirasinya lahir, dari melihat keluguan kakek-kakek yang sudah menginjak usia 75. Dia tua, lucu dan tidak pernah kering dengan tutur,” ucap pria kelahiran Badung, 16 Juli 1976.

Narmada mengatakan, Pekak Gaul yang ia perankan itu merupakan orang tua yang sedikit binal. Dalam pentasnya, wajah Pekak Gaul bukan dirias dengan mike up, melainkan menggunakan tapel, topeng yang wajahnya tua namun memiliki semangat seperti anak muda. Selain mengedepankan banyolan, Pekak Gaul juga menyelipkan pesan moral yang selalu berpesan agar anak-anak muda selalu bersyukur. “Pekak Gaul ini beda dengan peran Topeng Tua. Pekak Gaul itu memiliki gerak dan suara yang lebih banyak mengedepankan kesan lucu,” papar suami Ni Kadek Heny Diatmika.

Di dalam pertunjukan Grup STI Bali, Pekak Gaul biasanya tampil berempat, yakni bersama Kucita Dewi, Rah Ondo, dan Gung Asep yang sudah menjadi pasangan. Selama ini, STI Bali sering tampil dalam ngayah odalan, pentas ulang tahun Sekaa Teruna Teruni (STT), Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi atau Lembaga Perkreditan Desa (LPD), resepsi pernikahan, penyuluhan AIDS dan Narkoba. STI Bali juga sering menghibur warga Hindu di daerah lain di Indonesia, seperti di Surabaya, Jakarta dan Lumajang Jawa Timur. (AD)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *