November 27, 2021
Agenda

Hunting Amal Untuk Pemangku I Wayan Parsi

Anda seorang photografer yang ingin beramal?

Ikutilah hunting amal bertajuk ”Ulurkan Seribu Tangan dan Kamera Untuk Pemangku” pada Selasa, 8 September 2020. Kegiatan peduli pada sesama ini digelar Pure Bali Photography
bekerja sama dengan Sekaa Teruna Teruni Satrya Dharma Petiga Semingan dan Program PHP2D IKIP PGRI Bali
bertempat di Pondok Anyar 43 yang beralamat di Jalan Raya Marga – Apuan, Desa Petiga, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. ”Kami melakukan kegiatan ini sebagai wujud kepedulian kepada Pemangku I Wayan Parsi yang tokoh penting di Desa Petiga,.” kata I Wayan Aris Styadi Putra, S.Pd.

Aris yang saat itu didampingi dari Program PHP2D IKIP PGRI Bali yang sebagai Ketua Pelaksana, Sri Agustien dan pembingbing Dr. I Wayan Eka Mahendra M.Pd mengatakan, kegiatan hunting ini akan menampilkan bergam konsep, seperti Tari Legong, Permainan Anak-anak, Bermain di Sungai, Prewedding Klasik dan Modif serta Casual Photo atau Bride. Regestrasi peserta dimulai pukul 09.00 Wita dan pemotretan dimulai pukul 10.00 Wita. ”Kami sengaja menghadirkan para model dari desa ini, dan mengundang para photografer untuk membuat hasil jepretan yang indah,” ujarnya.

I Wayan Parsi adalah pemangku yang selalu menjadi panutan dalam menjalankan kegiatan keagamaan di Desa Petiga, khususnya. Menjadi pemangku merupakan profesi mulia yang bertugas menjalankan upacara keagamaan tanpa imbalan. Sekarang ini, pria yang kaya dengan petuah dan sastra agama itu dalam keadaan sakit. Bahkan, sakit itu dideritanya sejak lama. Anaknya yang membiayai hidupnya juga sakit. Keluarga pemangku ini kurang mampu secara finansial untuk kebutuhan hidup. ”Kami berharap teman-teman photografer dan lainnya terketuk hatinya untuk ikut memberikan dukungan donasi, baik berupa donasi uang atau barang dalam acara Hunting Amal ini,” harap Aris.

menegaskan, kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Selain itu, hunting amal ini juga sebagai cara untuk meningkatkan rasa syukur, iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta meningkatkan jalinan kasih sayang, kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan di antara sesama. ”Sekali lagi, kami mengetuk kepedulian sosial masyarakat terhadap Pemangku kurang mampu yang ada di sekitar kita ini,” ucapnya. [B/*]

Related Posts