Dua Karya Bagus Sastra Meriahkan Pameran “True Love” di Deus Gallery Presents ARTCanggu

 Dua Karya Bagus Sastra Meriahkan Pameran “True Love” di Deus Gallery Presents ARTCanggu

I Putu Bagus Sastra Vedanta Wiyasa, perupa cilik asal Desa Pemanis, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan ikut memeriahkan pameran bersama bertajuk “True Love”. Pameran yang melibatkan para perupa cilik itu bakal digelar di Deus Gallery Presents ARTCanggu pada 19 Maret – 3 April 2022. Dalam pameran itu, ia bakal memajang dua karya, yakni karya berjudul SuperMom #1 dan SuperMom#2 dengan memiliki ukuran 50cm x50cm.

Bagus Sastra – demikian panggilan bocah kreatif ini pameran bersama 8 anak Bali lainnya yang merupakan pilihan yang dianggap berbakat oleh Soemantri Widagdo dari Yayasan Seni Titian Ubud . Anak-anak itu adalah Damar Langit Timur, Ni Luh Pratiwi, Bagus Sastra, I Made Kiandra, Wayan Dendy Permana, Made Ananda K. Putra, I Gede Sujaya dan Ni Komang Aura. Semua perupa ciliki ini telah mempersiapkan karya sejak awal.

Bocah kelahiran, Denpasar 23 Agustus 2010 ini menampilkan karya diatas kanvas dengan warna yang sangat padu. Dua karya seni lukis itu, yakni burung dan anak anaknya serta ayam dan anak anaknya. Kedua karya itu sangat baru yang ia garap di kampung halamannya yang asri dan menyimpan segudang ide itu. “Saya menyelesaikan karya lukis ini sambil belajar. Ide itu lahir, saat saya bersama keluarga tinggal di kampung,” imbuhnya.

True Love

Murid di SDN 3 Dalung, Kuta Utara, Badung ini telah memiliki segudang pengalaman pameran, diantaranya Pameran Merajut Rasa Menilik Rupa 2021 – Dewan Kerajinan Nasional Provinsi Bali, Pameran Seni Lukis dan workshop “Semara Turida, Kisah Cinta Ni Pollok Le Mayeur di Bali”, di Ruang Pameran UPTD Museum Le Mayeur (2020), Pameran lukisan “Tinggalan Budaya Agraris” di Teba Kangin Space Pemanis, Tabanan (2020), dan Pameran dan workshop seni lukis “Mengenal Budaya Agraris “ di Puri Anyar Kerambitan.

Baca Juga:  “Bupati Cup 2022 Flair Competition”. Ajang Mengasah Kemampuan Para Bartender

Anak yang tinggal di Jalan Made Bulet, Gang Sembung No.3 Dalung, Kuta Utara, Badung, Bali ini juga ikut Pameran Finalist Kompetisi seni lukis di Galeri Seni Yayasan Titian Ubud) (2019), Pameran “Festival Seni Rupa Anak Indonesia 2019” di Galeri Nasional Indonesia Jakarta (2019), Pameran “Ngawiwit” Perupa Tabanan di Museum Subak Tabanan, Pameran “New Earth Festival” Di New Earth Heven Keliki Ubud, PameranFinalist Kompetisi seni lukis di Galeri Seni Yayasan Titian 2017 , Pameran dan workshop seni lukis di Rumah Budaya Penggak Men Mersi dan Pameran Lukisan Rare Bali Festival 2014 di Rumah Budaya Penggak Men Mersi.
Bagus Sastra yang darah seninya mengalir dari ayahnya Made Bakti Wiyasa ini juga aktif mengikuti kegiatan lomba, sehingga telah mengumpulkan penghargaan Titian Prize Children Finalist 2019 oleh Titian Foundation Bali, Titian Prize Children Finalist 2017 oleh Titian Foundation Bali dan Penghargaan lomba mewarnai dari Denpasar Children Centre School. Ia juga terplih sebagai National Winner of the Misubishi Asian Children’s Competition Enikki Festa 2021-2022. Karyanya sedang dinilai di Jepang dan dicetak jadi buku Aku Dan Budayaku bersam anak anak dari 24 negara di Asia. [B/*]