Miss Universe Asia 2025, Peragakan Kain Tenun Endek di Kartini Fest 2025

 Miss Universe Asia 2025, Peragakan Kain Tenun Endek di Kartini Fest 2025

Miss Universe Asia 2025 tampil menggunakan kain tenun endekdi Kartini Fest 2025/Foto: ist

KETIKA Miss Universe Asia 2025 tampil menggunakan endek, pengunjung langsung menyambut gembira. Apalagi, sebanyak 30 finalis Miss Universe Asia 2025 itu memperagakan kain tenun endek khas lalu melenggak-lenggok diatas catwalk yang mempesona.

Miss Universe Asia 2025 berhasil memikat para pengunjung Kartini Fest 2025 yang digelar di di kawasan The Nusa Dua selama dua hari mulai 2-3 Mei 2025. Festival yang digelar oleh Gloria Petasindo ini menampilkan beragam agenda budaya dan hiburan.

“Kartini Fest 2025 berhasil menampilkan kekhasan budaya Bali melalui penggunaan kain tenun endek oleh 30 finalis Miss Universe Asia 2025,” kata Direktur Utama Gloria Pentasindo, Erma Yunita disela-sela acara festibal itu.

Acara kolaborasi dengan Dekranasda Bali itu berhasil memperkuat pesan budaya, mengingat lembaga tersebut telah konsisten mengangkat kain Endek Bali, warisan budaya berbasis kearifan lokal hasil karya perempuan Bali, hingga dikenal di panggung fashion internasional.

Baca Juga:  The Nusa Dua Sambut Pergantian Tahun dengan Sejumlah Event. Ini Rinciannya

“Kehadiran Miss Universe Asia 2025 ini menjadi simbol sinergi antara pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan, dan penguatan sektor pariwisata. Penyelenggaraan acara ini, memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata berkelanjutan,” paparnya.

Selama dua hari, festival ini menampilkan fashion show kain endek, pameran UMKM yang dikelola oleh perempuan, dan konser musik yang menghadirkan deretan artis nasional seperti Judika, Slank, Vierratale, JKT48, Bagus Wirata, dan Tika Pagraky, yang tampil bergantian.

Festival dengan tema “Perempuan Menenun Budaya, Menyulam Masa Depan” sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat juang R.A. Kartini yang melampaui zamannya, seorang perempuan yang berani menyuarakan kesetaraan dan memperjuangkan akses terhadap pendidikan dan peran sosial bagi kaum perempuan.

“Semangat Kartini direfleksikan dalam rangkaian kegiatan yang memadukan budaya, kreativitas, dan pemberdayaan perempuan, sejalan dengan komitmen ITDC dalam menciptakan ruang inklusif di kawasan yang dikelola,” ucap General Manager The Nusa Dua, Made Dwiatmika.

Baca Juga:  Pameran Rupa Bali di ARTOTEL Sanur Memikat Masyarakat dan Wisatawan

Menciptakan sustainable tourism, sejalan dengan komitmen ITDC untuk terus menjadikan The Nusa Dua sebagai panggung bagi berbagai event berkualitas bertaraf nasional maupun internasional.

Kartini Fest 2025 digelar sebagai bentuk penghargaan terhadap kontribusi perempuan dalam pelestarian budaya dan penguatan ekonomi lokal. “Kami sangat senang kawasan The Nusa Dua menjadi lokasi perayaan budaya bagi perempuan Asia,” ujarnya.

Acara ini tidak hanya mengangkat budaya lokal, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kunjungan wisatawan dan performa sektor pariwisata.

Guna mengakomodir tingginya antusiasme masyarakat dan wisatawan, fasilitas parkir dengan kapasitas hingga 3.000 kendaraan yang tersebar di sejumlah titik strategis kawasan The Nusa Dua, seperti Central Parkir, Parkir Baru SPKLU, depan Pos AC, The Bay, Sogo, Nusa Dharma (utara Devdan), serta Kantor ITDC The Nusa Dua. [B/puspa]

Related post