Pameran Seni ‘Entre Terre et Âme: Bali Une Harmonie Silencieuse 2026’ di Maison Aurelia Sanur

 Pameran Seni ‘Entre Terre et Âme: Bali Une Harmonie Silencieuse 2026’ di Maison Aurelia Sanur

Tiga pelukis senior asal Bali gelar pemaran ‘Entre Terre et Âme: Bali, Une Harmonie Silencieuse 2026’ di Anvang Art/Foto: ist

SENI memiliki cara yang unik dalam menghidupkan sebuah tempat. Ia dapat mengubah sebuah lokasi menjadi cerita, lanskap menjadi kenangan, dan terkadang sebuah hotel menjadi ruang galeri yang tenang, tempat budaya bernapas.

Karena itu, Maison Aurelia Sanur, Bali by Preference Hotels mempersembahkan “Entre Terre et Âme. Bali, Une Harmonie Silencieuse 2026,” sebuah pameran seni istimewa yang diselenggarakan melalui kolaborasi dengan Anvang Art. Pameran dibuka, Jumat 13 Maret 2026.

Pameran ini menghadirkan tiga pelukis senior asal Bali, yaitu Sen Pao, I Ketut Ridana, dan I Wayan Gunawan. Karya-karya mereka menggambarkan hubungan mendalam antara alam, spiritualitas, dan tradisi yang menjadi identitas pulau Bali.

Karya-karya istimewa dari tiga seniman ternama Bali ini menghadirkan rangkaian lukisan yang terinspirasi dari kekayaan lanskap Bali serta filosofi kehidupan yang secara halus membentuk keseharian masyarakatnya.

Melalui bahasa artistik yang khas, para seniman menghadirkan gambaran Bali yang megah, mistis, dan penuh makna, sekaligus merefleksikan keharmonisan yang terus terjaga antara alam dan tradisi spiritual masyarakatnya.

Koleksi karya dalam pameran ini tidak hanya menonjolkan keindahan visual semata. Ia juga merefleksikan cara pandang masyarakat Bali terhadap kehidupan, di mana alam, spiritualitas, dan aktivitas sehari-hari berada dalam keseimbangan yang harmonis.

Hamparan sawah, gunung-gunung sakral, garis pantai, hingga kehidupan desa dihadirkan melalui komposisi warna dan bentuk yang ekspresif, mengajak para pengunjung untuk menyelami kedalaman jiwa budaya Bali.

“Kami percaya bahwa sebuah hotel seharusnya tidak hanya menjadi tempat untuk beristirahat, tetapi juga dapat menjadi galeri hidup yang memperkenalkan keindahan seni dan budaya Bali kepada dunia, sekaligus membuka pengalaman yang menggugah seluruh indera,” kata General Manager Maison Aurelia Sanur, Bali by Preference Hotels, Pauline Mottoulle,.

Baca Juga:  Kolaborasi The Apurva Kempinski Bali dan Indra Lesmana Luncurkan ‘Swara Apurwa’

Pameran ini menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan seni Bali sekaligus terhadap para seniman yang terus menafsirkan keindahan pulau ini melalui perspektif yang personal dan penuh perenungan.

Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen berkelanjutan Maison Aurelia dalam menghadirkan pengalaman budaya yang bermakna bagi para tamu serta masyarakat luas.

“Melalui pameran ini, kami merasa terhormat dapat merayakan kreativitas para seniman lokal sekaligus menghadirkan kesempatan bagi para tamu untuk merasakan kedekatan yang lebih dalam dengan semangat budaya Bali,” ujar Pauline Mottoulle.

Maison Aurelia menyampaikan apresiasi yang tulus kepada para seniman yang berpartisipasi, para mitra yang mendukung terselenggaranya acara ini, serta para tamu undangan yang turut merayakan pembukaan pameran ini.

Penghargaan khusus juga diberikan kepada seluruh tim Maison Aurelia yang melalui dedikasi dan kerja kerasnya berhasil mewujudkan acara budaya ini.

Para tamu yang tertarik untuk memiliki karya dalam pameran ini dapat membeli karya seni pilihan dengan menghubungi tim Front Office Maison Aurelia Sanur.

Melalui “Entre Terre et Âme. Bali, Une Harmonie Silencieuse 2026,” Maison Aurelia kembali mengundang dunia untuk sejenak berhenti, mengamati, dan menemukan kembali keindahan Bali melalui bahasa seni yang abadi. [B/*]

Related post