January 23, 2022
Kreasi

Erick EST Putar Film di Antida Soundgarden

Erick EST, sutradara kenamaan pulau Bali tampil di Antida SoundGarden dengan pemutaran film-film yang telah dibuatnya dengan berdarah-nanah demi memajukan industry perfilman Tanah Air. Betapa tidak, kecintaannya akan film dan komitmennya untuk memajukan dunia kreatif ini memang tak tanggung-tanggung, beberapa nominasi skala film Internasional telah banyak diraihnya. Sebut saja filmnya yang berjudul “Terakhirku” dan “Rapuh”. Kedua film tersebut mendapatkan penghargaan pada festival film di Australia.

Mewujudkan komitmennya terhadap tumbuh kembang dunia film dan dunia sejatinya ini, Erick EST sengaja menghadirkan film-film yang mendekatkan pada identitas diri. “Film Long Sa’an merupakan sebuah film yang menceritakan tentang tidak adanya akses yang bisa diraih Suku Pedalaman Dayak Kenyah untuk ke kota, membuka mata kita betapa penting mengetahui semua hal-hal yang berakar dari kearifan local,” ujarnya.

Tak tanggung-tanggung, gelaran acara ini mendapatkan sorotan yang menarik dari mahasiswa-mahasiswa di kampus ternama. Mereka dapat berbondong-bondong datang untuk menikmati acara yang menghadirkan satu film dan satu movie clip garapan Erick Est ini. “Kami sengaja mengundang kampus-kampus yang sejalan, untuk menikmati acara ini, sehingga edukasi film ini berhasil dilakukan,” ucap Anom Darsana, pemilik Antida SoundGarden.

Program dua mingguan di Antida SoundGarden itu berlangsung, Jumat (24/01) dengan durasi lebih dari dua jam. Satu film dan satu video klip garapan Erick EST yaitu Long Sa’an merupakan film tentang Suku Oma Lung (Kenyah) yang harus meninggalkan desanya. Lalu, membuat desa lain demi bisa mencapat akses ke kota. Terakhir adalah pemutaran video klip dari sebuah group band Balian yang terbentuk di Bali pada 2009, yang terdiri dari Edward pada bass; Aaron pada gitar; dan Gembul pada Drum. Video klip ini berhasil mencuri hati banyak orang karena alur cerita yang tidak disangka, terdapat JRX dan Nora yang memainkan peran mereka masing-masing di dalam video klip tersebut.

Bukan hanya film dan video klip, acara yang dimulai apik pada pukul 20.00 ini menampilkan beberapa musisi yang telah tidak asing hadir di tengah-tengah kaum milenials di Bali, yaitu Zio dan Soul n Kith. (B/pranita)

 

Related Posts