Ni Wayan Arma Yunika Sari Juara Terbaik I Tari Truna Jaya Online

 Ni Wayan Arma Yunika Sari Juara Terbaik I Tari Truna Jaya Online

Ni Wayan Arma Yonika Sari, demikian namanya. Gadis penari Bali ini memang cantik. Apalagi, ketika ia terpilh sebagai Juara Terbaik I pada Lomba Tari Trunajaya (online) beberapa hari lalu, wajahnya semakin cantik saja. Maklum, ia sangat senang dan bahagai mendapatkan prestasi yang sebelumnya tak terpikirkan. senang. “Senang, bahagia, dan terharu. Jujur, saya tidak menyangka bisa menjadi juara. Itu lomba tari online se-Bali, tentu banyak pesertanya. Saya tahu yang diajak lomba itu pintar-pintar, bahkan tidak sedikit dari mereka yang sering menjadi juara tari. Mahasiswa ISI juga banyak yang ikut. Saya benar-benar tidak menyangka mendapat yang terbaik,” katanya polos.

Dara manis yang biasa disapa Yonika ini mengaku, dalam lomba ini benar-benar beda dari lomba tari biasanya. Memang, ia tidak merasa grogi atau nerpes menarin karena tidak ada lawan, tidak ada juri di depan mata, tidak ada penonton, dan tidak memakai tata rias serta busana yang asli dan lengkap. Pada saat rekaman juga bisa diulang-ulang kalau ada kesalahan. Begitu pula kalau pemasangan kain yang kurang bagus dan hasil rekaman yang kurang pencahayaan masih bisa diulang berkali-kali. “Kalau mengikuti
lomba tari secara langsung, jauh lebih tegang, nerpes, dan lebih bersemangat. Itu karena ada lawan, di sebelah kanan atau kiri, ada juri, penonton, sehingga memancing rasa grogi. Persiapannya juga harus lebih panjang karena pagi-pagi berhias dan lokasinya terkadang jauh, sehingga melelahkan” papar penari bambuh yang biasa pentas di ajang PKB, luar daerah hingga luar negari, seperti Singapura.



Walau begitu, tambah dara kelahiran Gianyar, 6 Maret 2004 ini, bukan berarti tidak ada persiapan. Meski tidak banyak, latihan itu harus. Persiapannya justru alat pendukungnya, seperti tape yang suaranya bagus biar tidak putus di tengah jalan, kamera hand pone yang bersih dan bagus untuk merekam, termasuk pencahayaan yang pas. Paling penting tempat merekam yang sesuai, sehingga pada saat menari tidak sampai mengganggu gerak. Demikian pula, kaki tidak sakit dan latar belakang juga mendukung. Maklum, tari ini akan disaksikan di layar kaca computer atau hand pone, sehingga segalanya harus menjadi perhitungan. “Satu hal terpenting dari semua itu adalah berdoa sebelum lomba. Berdoa kepada Ida Sang Hayang Widhi Wasa, Dewa taksu, Leluhur dan saudara empat yang diajak lahir, sehinga berjalan lancar,” terang gadis yang hobi menari dan bercita-cita menjadi dosen seni.

Baca Juga:  8 Tahun Komunitas Manubada Masih Berkarya dan Berkegiatan Sosial

Anak sulung dari pasangan I Wayan Budiarsa, S.Sn.M.Si dan Ni Rai Sariadi, S.Sn, memang seorang penari yang biasa tampil sejak kecil. Yonika sering tampil dalam lomba, sejak umur 4 tahun. Jika katagori cocok dengan umurnya, ia pun mendaftar sebagai peserta, baik itu ditingkat desa, kabupaten atupun Provinsi Bali. Yonika sudah beberapa kali mengikuti Porsenijar mewakili sekolahnya. Ia juga biasa mengikut Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). “Gara-gara ikut lomba, saya akhirnya mengenal kota kabupaten di Bali. Itu karena mengikuti lomba antar sanggar, seperti di daerah Kabupaten Gianyar, Bangli, Klungkung, Badung dan Kota Denpasar,” ujar siswi kelas X SMK N 3 Sukawati (Kokar dulu) yang sudah mengumpulkan segudang piala ini ramah.

Kecil dulu, Yonika yang tinggal di Banjar Pekandelan, Desa Batuan, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar ini tak bisa diam, inginnya menari saja. Namun, ia tumbuh sebagai bocah pemalu yang tidak pernah mau belajar nari. Ia hanya senang menonton orang latihan menari. Maklum, orang tuanya mengelola sanggar tari Bali, sehingga orang belajar menari menjadi aktivitasnya setiap hari. Setelah itu, ia menari sendiri yang tidak boleh ditonton oleh siapapun. Lalu, mendapat kesempatan pentas, minta dirisas, namun tidak berani keluar tampil di panggung. Akhirnya, ikut lomba saat umur 4 tahun di Undiknas yang berhasil sebagai juara II. Setelah itu, akhirnya mau pentas dan sering minta ikut lomba hingga sekarang. (B/*)

7 Comments

  • … [Trackback]

    […] Find More on on that Topic: balihbalihan.com/2020/05/02/ni-wayan-arma-yunika-sari-juara-terbaik-i-tari-truna-jaya-online/ […]

  • … [Trackback]

    […] Here you will find 92311 more Info to that Topic: balihbalihan.com/2020/05/02/ni-wayan-arma-yunika-sari-juara-terbaik-i-tari-truna-jaya-online/ […]

  • … [Trackback]

    […] Find More on on that Topic: balihbalihan.com/2020/05/02/ni-wayan-arma-yunika-sari-juara-terbaik-i-tari-truna-jaya-online/ […]

  • … [Trackback]

    […] Find More here to that Topic: balihbalihan.com/2020/05/02/ni-wayan-arma-yunika-sari-juara-terbaik-i-tari-truna-jaya-online/ […]

  • … [Trackback]

    […] Find More Information here to that Topic: balihbalihan.com/2020/05/02/ni-wayan-arma-yunika-sari-juara-terbaik-i-tari-truna-jaya-online/ […]

  • … [Trackback]

    […] Find More Information here to that Topic: balihbalihan.com/2020/05/02/ni-wayan-arma-yunika-sari-juara-terbaik-i-tari-truna-jaya-online/ […]

  • … [Trackback]

    […] There you can find 32813 more Info on that Topic: balihbalihan.com/2020/05/02/ni-wayan-arma-yunika-sari-juara-terbaik-i-tari-truna-jaya-online/ […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *