“The Gateway to Art in Archipelago” Pameran Site Art Project Lv8 Resort Hotel Canggu

 “The Gateway to Art in Archipelago” Pameran Site Art Project Lv8 Resort Hotel Canggu

Sebanyak 102 Perupa dari berbagai daerah di Indonesia memamerkan karya seni kreatifnya di Lv8 Resort Hotel Canggu. Ada sekitar 150-an karya yang menghiasai setiap sudut hotel yang berada di Pantai Canggu itu. Pameran yang mengusung tema “The Gateway to Art in Archipelago” ini dalam bingkai kebersamaan dalam keberagaman sebagai cerminan dari keberagamaan kebudayaan Nusantara. Hal itu ada di dalam karya-karya perupa dari berbagai daerah di Indonesia.

Pameran kali ini sebangaj mengundang perupa yang mengangkat tema alam dan kehidupan sosial masyarakat dengan kebudayaannya. Akan menghadirkan para perupa dari berbagai daerah di Indonesia untuk menghadirkan karya-karyanya di pesisir Kuta Utara tepatnya di Lv8 Hotel. “Pameran ini sebagai bentuk kepedulian terhadap seni dan budaya dalam penopang pariwisata Bali. Lv8 Resort Hotel Canggu memiliki program pameran rutin bernama ‘Site Art Project’ yang digelar di areal hotel, mulai dari Loby, koridor dan restoran.,” kata kurator Wayan Seriyoga Parta didampingi Made Susanta Dwitanaya.


The Gateway to Art in Archipelago


Seriyoga mengatakan, alam (nature) dan kebudayaan (kultur) yang hadir dalam keseharian sebagai bentuk hubungan relasional antara manusia dan alam lingkunganya, adalah salah satu persoalan tematik yang selalu menarik perhatian seniman untuk dielaborasi dan diinterpretasi dalam karya visualnya. “Kondisi pandemic ini tidak menyurutkan kreativas perupa untuk berkarya seni, khusus seni rupa. Kami berharap ini dapat menjadi sebuah ajakan untuk memberi ruang pada kesadaran merefleksi persoalan-persoalan yang tengah menyelimuti kehidupan,” ucapnya.

Tahun 2020 merupakan masa yang berat bagi umat manusia di bumi ini. Bencana besar ini sebelumnya tidak pernah dibayangkan oleh umat manusia. “Pandemi global ini, telah mendorong dengan cepat perubahan yang besar perwajahan dunia. Hari-hari ini kita berhadapan dengan kondisi yang tidak menentu dan kekawatiran yang begitu besar terhadap kesehatan dan masa depan dunia. Perlahan-lahan kita mengalami pembatasan interaksi sosial (social distancing) membatasi ruang gerak kita, hanya di seputaran rumah. “Pameran kali ini merupakan respon atas kondisi pandemi Covid-19 yang telah membuat perubahan besar pada sektor pariwisata Bali,” tegasnya.

Baca Juga:  “Blind In Paradise” Performance Art I Gede Made Surya Darma Eksplor Covid-19

General Manajer Lv8 Resort Hotel Canggu, Stenli mengatakan, menimbang kondisi tersebut dan tetap mempertimbangkan atusiasme para seniman yang telah mengirimkan karyanya sejak bulan Januari 2020, maka pameran itu digelar pada sat ini. Pelaksanaan pameran ini memakai format pameran virtual dan dipublikasikan secara virtual melalui channel youtube. “Format ini dirasa lebih pas merespon kondisi pembatasan pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia,” ucapnya. [B/*]

Balih

Balihbalihan merupakan website yang membahas seputar informasi seni budaya di Bali

Related post

2 Comments

  • How to track the location of the other person’s phone without their knowledge? You will be able to track and monitor text messages, phone calls, location history and much more. Free Remote Tracking and Recording of Husband’s Phone Cell Phone Spy. Best Apps to Download for Free to Spy on Another Phone. https://www.xtmove.com/

  • Monitor phone from anywhere and see what’s happening on target phone. You will be able to monitor and store call logs, messages, social activities , images , videos, whatsapp and more. Real-time monitoring of phones, No technical knowledge is required, no root is required. https://www.mycellspy.com/tutorials/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *