October 29, 2020
Pernik

“Grubug Ageng” Pameran Foto Semarakan Denfest 2020

Ketika memasuki ruang ini, pengunjung hanya bisa menarik nafas panjang. Sebab, setiap foto yang disaksikan tak hanya indah dan menarik, tetapi juga menyajikan kisah dan peristiwa yang tidak akan pernah terlupakan. Itulah pameran foto bertajuk “Grubug Ageng” (Bali ditengah Pandemi Covid -19) bertempat di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Kota Denpasar. Pameran untuk menyemarakkan ajang Denpasar Festival (Denfest) 2020 menampilkan sebanyak 40 foto tentang penanganan Covid-19 di Pulau Dewata.

Pameran foto yang berlangsung mulai 3 Oktober hingga 31 Desember 2020 itu melibatkan 15 fotografer yang terdiri dari tujuh fotografer media cetak Bali, tiga pewarta foto Kantor Berita Antara, seorang fotografer Kantor Berita European Pressphoto Agency (EPA) dan empat fotografer freelance/lepas. Foto yang ditampilkan dari awal pandemi masuk Bali, seperti pemulangan warga asing dari Bali karena Covid-19, situasi Bandara Ngurah Rai saat pertama kali ada Covid-19, kegiatan swab test di Pasar Badung, petugas menyemprotkan disinfektan di rumah warga atau Pasar Kumbasari yang terpapar Covid-19.


Grubug Ageng


Setiap menyajikan kisah menarik, diantaranya foto Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Denpasar, kegiatan belajar dan ibadah melalui daring, hukuman bagi pelanggar protokol kesehatan hingga foto adaptasi kebiasaan baru, seperti aktivitas ibadah kembali dibuka, persiapan pembukaan hotel dan ruang publik kembali dibuka. “Pameran foto yang dibuka setiap hari sejak pukul 09.00 WITA hingga 21.00 WITA itu merupakan apresiasi Panitia Denfest 2020 terhadap karya pewarta foto di Bali yang selama ini bekerja memberikan informasi kepada masyarakat melalui berita foto, tentang berbagai hal dan kegiatan pada masa pandemi Covid-19,” ucap Nyoman Hendra, pewarta foto yang juga peserta pameran.


Grubug Ageng


Pewarta foto LKBN ANTARA Biro Bali itu berharap, melalui pameran foto ini masyarakat tahu kalau Covid-19 itu ada dan nyata. “Foto-foto yang dipamerkan ini sebagai sarana informasi dan edukasi kepada masyarakat, sekaligus kami sebagai wartawan foto yang selalu ada di lapangan untuk mencari informasi tentang Covid-19 dan masyarakat juga tetap bisa menjaga kesehatan diri masing-masing,” bebernya.

Tujuan yang tidak kalah pentingnya, masyarakat juga bisa selektif melihat maupun membaca informasi mengenai pandemi Covid-19 ini dan berhati-hati serta tidak mudah percaya dengan berita hoaks atau tetap percaya pada karya wartawan foto dari media massa yang diakui Dewan Pers. “Kebetulan, Kantor Berita Antara juga setiap tahun mengadakan pameran foto jurnalistik tentang ‘Bali Setahun’ untuk merayakan HUT yang tahun ini berusia 83 tahun (1937-2020),” sebutnya. [B/*]

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *