Di Klungkung, “AKSIKU” Bertabur Seni

 Di Klungkung, “AKSIKU” Bertabur Seni

Lincah, penuh emosi dan menyajikan pakem tari yang kuat. Dua penari Truna Jaya tampil memukau. Dasar tarinya kuat, serta menawarkan ekspresinya yang begitu hidup. Truna Jaya, sebuah tari yang menggmbarkan gerak gerik seorang pemuda yang baru menginjak dewasa dibawakan egan penuh menjiwaan. Itulah Atraksi Melestarikan Seni dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Klungkung (AKSIKU) di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Semarapura, Klungkung.

Selain melombakan Tari Truna Jaya Kembar, event seni budaya yang berlangsung tanggal 12 – 15 Oktober 2022 itu juga menampilkan Lomba Kendang Berpasangan. Para peserta lomba kendang berpasangan ini, tak hanya menyajikan teknik makendang yang kuat dan benar, tetapi juga tampil dengan gaya yang memikat. Masing-masing lomba diikuti 4 peserta. Pada akhir sesi lomba, sebagai bentuk penyaluran kreativitas anak sekolah menampilkan “Eksebishi Bale Ganjur SMPN 2 Semarapura”.

Dalam rangka membangkitkan semangat kreatifitas serta menghibur masyarakat khususnya bidang seni budaya, Kabupaten Klungkung menggelar Atraksi Melestarikan Seni dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Klungkung Tahun 2022 (AKSIKU) pada tanggal 12 s/d 15 Oktober 2022 di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Semarapura.

AKSIKU dibuka oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta pada Rabu 12 Oktober 2022 malam yang ditandai dengan penancapan “Kayonan”. Penyelenggaraan AKSIKU juga dilengkapi dengan menghadirkan berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) baik olahan makanan maupun kerajinan pada stand-stand pameran. [B/*]

Balih

Balihbalihan merupakan website yang membahas seputar informasi seni budaya di Bali

Baca Juga:  “Mesatua Bali” Seperti Dalang Bermain Drama

Related post