Rayakan HUT Ke-1, Ciputra SMG Eye Clinic Bali Hadirkan Layanan Operasi Katarak

 Rayakan HUT Ke-1, Ciputra SMG Eye Clinic Bali Hadirkan Layanan Operasi Katarak

Dari kiri: Dr. Ni Kompyang Rahayu, William Ciputra, Dr. Ni Luh Made Novi Ratnasari dan Fandy Christian pada konferenbsi pers perayaan HUT ke-1 Ciputra SMG Eye Clinic Bali, Sabtu 10 Oktober 2026/Foto: buda

“Ketika menonton pada malam hari, aku sempat menangis karena semuanya terlihat begitu jernih. Ini sebuah mukjizat dan investasi terbaik buat aku. Ini bukan promo, tetapi aku ingin berbagi saja.”

Ungkapan tersebut disampaikan aktor Fandy Christian saat menceritakan pengalamannya menjalani prosedur koreksi penglihatan atau LASIK dalam konferensi pers perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Ciputra SMG Eye Clinic Bali di Icon Mall Bali, Sanur, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Fandy mengaku, mengalami gangguan penglihatan sejak duduk di kelas I SMP. Saat itu, matanya mengalami minus 3 yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk ketika bermain basket. Ia kemudian menggunakan lensa kontak atau softlens untuk membantu penglihatannya. Namun, penggunaan lensa kontak justru menimbulkan kendala ketika menjalani aktivitasnya sebagai aktor.

“Ketika adegan menangis, air mata saya justru tidak mau keluar. Tetapi, setelah melakukan LASIK, rasanya nyaman sekali saat berakting. Pemulihannya juga sangat cepat dan tidak terasa sakit. Tanpa sadar, saya sering menyarankan teman-teman untuk melakukan LASIK di Ciputra SMG Eye Clinic,” kenangnya.

Pengalaman Fandy tersebut menjadi salah satu gambaran manfaat koreksi penglihatan bagi mereka yang memiliki gangguan refraksi. Sejalan dengan upaya menghadirkan layanan kesehatan mata yang semakin lengkap, Ciputra SMG Eye Clinic Bali kini memperluas cakupan pelayanannya dengan menghadirkan layanan operasi katarak.

Ciputra SMG Eye Clinic Bali merupakan bagian dari kemitraan Ciputra Healthcare dan Singapore Medical Group (SMG). Setelah satu tahun melayani kebutuhan kesehatan mata masyarakat, klinik ini terus mengembangkan layanan untuk menjangkau lebih banyak pasien, baik masyarakat Bali maupun wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Dewata.

Dokter Spesialis Mata Ciputra SMG Eye Clinic Bali, dr. Ni Kompyang Rahayu, Sp.M (K), mengatakan, kehadiran layanan operasi katarak melengkapi pilihan penanganan gangguan penglihatan yang tersedia di klinik tersebut.

“Untuk menandai satu tahun kehadirannya di Bali, Ciputra SMG Eye Clinic Bali memperluas layanan kesehatan mata dengan meluncurkan layanan operasi katarak yang didukung teknologi canggih dan aman bagi pasien,” ujarnya.

Peluncuran layanan ini menjadi bagian dari komitmen klinik untuk menghadirkan penanganan kesehatan mata yang semakin komprehensif. Melalui dukungan teknologi medis dan keahlian dokter spesialis, klinik berharap dapat membantu lebih banyak pasien mendapatkan penanganan katarak yang sesuai dengan kondisi masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, operasi katarak dilakukan menggunakan teknik phacoemulsification, yakni metode yang memanfaatkan energi ultrasonik untuk membantu memecah dan mengangkat lensa mata yang mengalami katarak. Prosedur ini didukung teknologi The New CENTURION® Vision System dari ALCON serta mikroskop bedah ZEISS OPMI LUMERA 700.

Menurut dr. Ni Kompyang Rahayu, teknologi tersebut membantu dokter melakukan tindakan secara terkontrol dan presisi. Mikroskop bedah juga memberikan visualisasi yang lebih detail selama prosedur, sehingga dokter dapat menyesuaikan tindakan dengan kondisi setiap pasien.

Teknologi mikroskop tersebut turut mendukung berbagai prosedur bedah mata lainnya, termasuk Refractive Lens Exchange (RLE) dan Implantable Collamer Lens (ICL).

“Melalui layanan tambahan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat dapat memperoleh penanganan katarak yang tepat dan memiliki kesempatan untuk menikmati kualitas penglihatan yang lebih baik,” kata dr. Ni Kompyang Rahayu.

Dari Teknologi untuk Masyarakat

Perayaan satu tahun Ciputra SMG Eye Clinic Bali tidak hanya ditandai dengan peluncuran layanan baru, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat. Dalam momentum ini, klinik menghadirkan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) berupa operasi katarak gratis bagi 50 orang dari kalangan kurang mampu yang membutuhkan.

Pada perayaan HUT ke-1 tersebut, sebanyak 10 orang telah mendapatkan kesempatan menjalani operasi katarak gratis. Program ini diharapkan dapat terus berjalan hingga menjangkau seluruh penerima manfaat yang ditargetkan.

General Manager Ciputra Group, William Ciputra mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan untuk membantu masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan mata yang memadai.

Menurutnya, gangguan penglihatan akibat katarak dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup seseorang. Karena itu, akses terhadap penanganan yang tepat menjadi penting agar masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih baik.

“Satu tahun kehadiran kami di Bali menjadi momentum penting untuk terus berkembang. Tahun ini, kami tidak hanya merayakan hari jadi, tetapi juga meluncurkan layanan katarak sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan mata yang lebih lengkap bagi masyarakat Bali, serta wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke Bali,” ujarnya.

William menegaskan, Ciputra SMG Eye Clinic Bali ingin memastikan bahwa kehadirannya tidak hanya berfokus pada pengembangan layanan medis, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui program operasi katarak gratis bagi 50 orang kurang mampu yang membutuhkan.

Memperluas Layanan Kesehatan Mata

Sebelum menghadirkan layanan operasi katarak, Ciputra SMG Eye Clinic Bali telah dikenal melalui layanan koreksi penglihatan, salah satunya SMILE PRO Flapless LASIK yang menggunakan teknologi ZEISS VisuMax 800.

Berbeda dengan LASIK konvensional yang melibatkan pembuatan flap pada kornea, prosedur SMILE PRO dilakukan tanpa membuat flap. Proses penyinaran laser pada prosedur ini berlangsung sekitar delapan detik untuk setiap mata.

Dengan penambahan layanan operasi katarak yang didukung teknologi The New CENTURION® Vision System dari ALCON dan mikroskop bedah ZEISS OPMI LUMERA 700, klinik ini kini memiliki cakupan layanan yang semakin luas untuk memenuhi beragam kebutuhan kesehatan mata.

Kehadiran layanan tersebut juga didukung oleh dokter spesialis mata yang berpengalaman, sehingga pasien dapat memperoleh penanganan sesuai kebutuhan dan kondisi medis masing-masing.

Memasuki tahun kedua operasionalnya, Ciputra SMG Eye Clinic Bali berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan dengan mengintegrasikan teknologi, keahlian medis, dan kepedulian terhadap masyarakat. Melalui semangat “It’s Time to Unframe Your Sight!”, klinik ini berharap dapat membantu semakin banyak orang menikmati penglihatan yang lebih baik dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih leluasa. [dar]

Related post