Musikalisasi Puisi Nusantara, Budang Bading Badung Juara II

 Musikalisasi Puisi Nusantara, Budang Bading Badung Juara II

Komunitas Budang Bading Badung berhasil meraih Juara II pada lomba Musikalisasi Puisi Nusantara (Stikomfest) yang diselenggarakan UKM VOS, Teater Biner dan PKM ITB Stikom Bali, Jumat, 5 Agustus 2022. Komunitas yang berdomisili di Kabupaten Badung itu, sebelumnya tak pernah menduga bakal tampil sebagai pemenang. “Kami bangga sekali dengan pencapaian kami yang berhasil meraih juara II dalam Stikomfest ini,” kata pimpinan produksi Komunitas Budang Bading Badung, Ni Made Yunda Darmayanti, Selasa 9 Agustus 2022.

Sebelumnya, komunitas yang didukung oleh enam remaja ini sempat pesimis untuk bisa masuk tiga besar. Pasalnya, kelompok yang menjadi pesertanya merupakan grup yang telah memiliki nama dan jam terbang tinggi. Sementara Budang Bading Badung, hanya beberapa minggu sebagai dampak pandemi Covid-19. “Kami hanya bermodal semangat, sehingga dengan durasi latihan yang bisa dibilang cukup singkat itu, namun dapat meraih juara. Sungguh, kami bangga. Terimakasih kepada rekan-rekan atas kerja keras dan pengorbanan waktunya untuk komunitas ini,” papar siswi Kelas II SMAN 1 Kuta Utara ini.

Sebagai pendatang baru, Komunitas Budang Bading Badung sangat sadar yang dihadapi dalam Stikomfest itu merupakan kelompok-kelompok yang biasa tampil dalam lomba, bahkan sering tampil sebagai juara. Walau demikian, semangat komunitas ini untuk mengikuti lomba tidak pernah kendor. “Kami ini kebanyakan sebagai penghobi menyanyi, bukan penggiat sastra. Kami komunitas yang baru lahir, sehingga minim pengalaman. Tetapi, kami bersyukur bisa tampil sebagai juara II,” imbuh Yunda dengan wajah berseri-seri saking gembiranya.

Pada Stikomfest ini, komunitas yang mulai terbentuk 20 November 2020 itu menyajikan satu puisi berjudul “Autobiografi Kejahatan” karya Sthiraprana Duarsa. Puisi ini diaransemen oleh I Nyoman Sedana Yoga Anugraha, dan kemudian melatih komunitas ini. Mereka melakukan latihan setelah pulang sekolah, dan terkadang sampai malam karena harus mengejar jam tayang. Walau demikia, komunitas yang didukung jiwa-jiwa muda kreatif ini, akhirnya mampu menyelesaikan tepat pada waktunya. “Kami juga bisa menyelesaikan dengan waktu terbatas, hingga rekaman. Sebuah pengalaman yang menarik,” sebut Yunda tersenyum.

Baca Juga:  Di Ajang PKB XLIII, Sanggar Atmanastuti Tampil Menawan

Enam pendukung Komunitas Budang Bading Badung itu, adalah I Made Manipuspaka (keyboard), Putu Andika Pratama Yoga (gitar), Putu Keisya Renatha Putri Dwisa (drum) serta Ni Kadek Meyta Gifani Putri, Gita Magnivicharia Lembut, dan Ni Made Yunda Darmayanti (vocal dan pembaca puisi). Sebelumnya, mereka berhasil sebagai Juara Harapan pada Festival Musikalisasi Puisi Balai Bahasa 2022, yang mendukung SMA Nergeri 1 Kuta Utara (Sakura) tempat mereka menuntut ilmu. Hanya saja saat itu, disukung pula oleh Ni Nyoman Praba Putri Mahadewi, sehingga jumlah pendukungnya menjadi 7 orang. [B/*]

Balih

Balihbalihan merupakan website yang membahas seputar informasi seni budaya di Bali

Related post