November 29, 2021
Kreasi

Meriah Music Celebration di Antida SoundGarden

Sinar lampu sport menari begitu lincah. Dentuman drum, petikan gitar dan alunan melody keyboard, seakan memberi jiwa pada pertunjukan musik malam itu. Penonton yang hadir seakan terbius. Mereka menari-nari, walau hanya sekedar menggerakan kaki ataupun tangan. Itulah Music Celebration, sebuah perayaan musik yang digelar di halaman depan Antida Sound Garden, Jumat 3 Januari 2020. Pentas musik yang digelar Antida SoundGarden ini mengundang beberapa musisi Bali mengisi panggung Antida tersebut.

Selama kurang lebih empat jam, pentas musik yang dimulai pukul 19.00 Wita itu berhasil memukau penonton. Penampilan musik itu, diawali dari Resonansi Ruang, sebuah band indie asal Jember. Grup band ini berhasil memanfaatkan kreatifitas bermusik menjadi media edukasi, sekaligus ajakan untuk mencintai alam dan merenungkan kehidupan. Selanjutnya, Robokids yang memiliki nuansa energi tinggi elektro 80/90 dengan model gaya saat ini. Grup band ini tampil beda, mempunyai kombinasi gelombang baru dan konsep baru untuk Bali dengan musik dansa yang dipenuhi dengan suasana modern.

Made Mawut, seorang solois asal Bali yang mendalami musik aliran Delta Blues tampil dengan gayanya yang unik. Musisi yang juga dikenal sebagai juru masak itu, membawakan beberapa buah garapan sendiri, yang mampu membuat telinga para penonton berimajinasi tentang dataran Mississipi wilayah Amerika Serikat yang membentang dari Memphis. Made Mawut menjadi line up utama pergelaran ini.

Sendawa, sebuah band project yang mengusung genre Psychedelic ini tampil memukau dengan suara khas vokalis perempuannya, Glenda. Diiringi memukau oleh Batu pada gitar, Edi pada bass, dan juga Kiki pada drum, mampu menampilkan suasana yang dalam. Sedangkan  The Sneakers,  group band yang membawakan aliran punk rock dan terbentuk di Kuta, Bali pada tahun 2006 itu membawakan tujuh lagu. Semua lagu itu hasil ciptakan sendiri. Grup band yang  Eko pada gitar, Didit pada Bass, dan Alit pada drum berhasil menjadi pamungkas apik pada gelaran Music Celebration itu.

Anom Darsana, pemilik Antida SoundGarden mengatakan, pihaknya sengaja menggelar acara ini untuk menumbuh-kembangkan semangat musisi-musisi, sehingga dapat terus berkarya melalui lagu-lagu yang mereka ciptakan sendiri. Semangat dari dalam diri, seorang musisi itu sungguh penting. Hal itu akan menjadi inspirasi di telinga pendengarnya sampai ke dunia.  “Semoga musik memberikan energi dan dinamika yang positif untuk 2020 di Bali,” katanya.

Music Celebration, lanjut Anom Darsana untuk menyemarakkan tahun baru 2020 dengan mengajak insan dan komunitas yang berkecimpung di dunia musik. Music Celebration adalah sebuah perayaan musik yang diadakan setiap awal tahun baru di halaman depan Antida SoundGarden. “Mulai dari Januari hingga Juni 2020, Antida SoundGarden akan menggelar kegisatan seni musik, teater dan seni tari dengan mengundang tokoh dan fakar dibidangnya. Kegiatan seni, baik pentas ataupun workshop akan digelar setiap dua kali dalam sebulan selama 6 bulan,” pungkasnya. (AD/Ar)

Related Posts