Tak Sekadar Lari, Mamaka Fun Run Ajak Peduli Kesehatan Mental
Mamaka Fun Run Vol. 3 digelar di Pantai Kuta, Bali, Minggu, 18 Oktober 2026/Foto: dar
MUSIK mulai mengalun. Tangan para peserta terangkat ke atas kepala, bertepuk tangan mengikuti irama lagu “Gemu Famire” dari Nusa Tenggara Timur. Kaki mereka bergerak ke kanan dan ke kiri di atas pasir Pantai Kuta. Suasana pagi itu pun semakin meriah.
Peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri larut dalam kegembiraan. Aktivitas mereka bahkan menarik perhatian orang-orang yang sedang berlari atau berjalan santai di sepanjang pantai.
Suasana tersebut menjadi pembuka Mamaka Fun Run Vol. 3 yang digelar di Pantai Kuta, Bali, Minggu, 18 Oktober 2026. Sejak pagi buta, ratusan peserta sudah berkumpul untuk mengikuti lomba lari kategori 5K dan 10K.
Antusiasme peserta terlihat jelas. Putri Lorene dari Timor Leste, misalnya, sengaja datang ke Bali untuk mengikuti acara ini. Peserta dari Rusia, Inggris, dan sejumlah negara lainnya juga ikut meramaikan kegiatan tahunan tersebut.
Pelepasan peserta dimulai dari kategori 10K, kemudian dilanjutkan dengan 5K. Jalanan Kuta pun dipenuhi semangat para pelari. Tak hanya mengejar garis finis, mereka juga menikmati suasana pantai dan kebersamaan sepanjang rute.
Namun, Mamaka Fun Run bukan sekadar ajang olahraga. Tahun ini, kegiatan tersebut juga membawa pesan penting tentang kesehatan mental.
“Setelah dua edisi mendukung inisiatif pendidikan melalui Bali Children Foundation (BCF), Mamaka Fun Run Vol. 3 kini bekerja sama dengan Shuffle & Strides untuk mendukung perluasan Pelatihan Kesadaran Kesehatan Mental (Mental Health Awareness Training/MHAT),” kata Joel Bartlett, Area General Manager SEA, Mamaka Hotels & Resorts.
MHAT merupakan program pelatihan gratis selama dua hari yang membantu masyarakat memahami masalah kesehatan mental dan cara mendukung orang-orang di sekitarnya.
“Komunitas yang lebih sehat bukan hanya soal menggerakkan tubuh. Ini juga tentang mengetahui cara menjaga pikiran dan saling menjaga satu sama lain,” ujar Joel dalam konferensi pers.
Berawal dari Lari Amal
Mamaka Fun Run pertama kali digelar pada 2024 sebagai ajang lari amal 5K di kawasan Kuta dan Legian. Saat itu, kegiatan ini bertujuan menggalang dana untuk mendukung program pendidikan Bali Children Foundation.
Pada 2025, acara ini berkembang lebih besar. Lebih dari 700 pelari mengikuti Mamaka Fun Run Vol. 2, yang menghadirkan kategori 5K dan 10K.
Suasana semakin meriah dengan adanya hiburan, Zumba, kegiatan keluarga, serta partisipasi berbagai komunitas lari. Seluruh hasil pendaftaran disumbangkan kepada BCF untuk mendukung program pendidikan.
Sejumlah komunitas yang ikut meramaikan acara tersebut antara lain Shuffle & Strides, Indorunners Bali, CCRC, HOTR, dan Gianyar Runners.
Kini, Mamaka Fun Run berkembang menjadi wadah bagi masyarakat untuk berolahraga, bertemu, menjalin pertemanan, dan melakukan kegiatan yang membawa manfaat bagi sesama.
“Dalam Vol. 3 ini, Mamaka membawa energi komunitas tersebut ke bidang kesejahteraan yang baru,” kata Joel.
Kesehatan Mental Juga Penting
Kesehatan mental merupakan bagian penting dari kesejahteraan seseorang. Namun, membicarakannya terkadang masih terasa sulit. Padahal, pemahaman yang baik dapat membantu seseorang mengenali ketika orang di sekitarnya sedang mengalami masalah dan membutuhkan dukungan.
Masyarakat perlu mengetahui cara memulai percakapan, memberikan dukungan yang tepat, serta mengenali kapan seseorang membutuhkan bantuan profesional.
Bagi Mamaka Hotels & Resorts, mengangkat isu kesehatan mental melalui Fun Run merupakan langkah yang sejalan dengan nilai-nilai perusahaan.
Mamaka selama ini menghadirkan berbagai kegiatan yang mempertemukan orang-orang, mulai dari olahraga dan kebugaran hingga kuliner, hiburan, dan aktivitas komunitas.
“Bagi kami, memilih kesehatan mental untuk Mamaka Fun Run Vol. 3 adalah keputusan yang sangat alami,” ujar Joel.
Ia menjelaskan bahwa kesehatan tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga pikiran dan kesejahteraan mental.
“Kami memahami bahwa kesehatan mental bisa sulit dibicarakan. Karena itu, kami ingin mendukung edukasi praktis yang membantu masyarakat mengenali ketika seseorang sedang mengalami kesulitan dan mengetahui cara meresponsnya,” jelasnya.
Menurut Joel, Fun Run menjadi kesempatan yang baik untuk mempertemukan masyarakat sekaligus memperluas pemahaman tentang kesehatan mental.
Pelatihan Gratis untuk Masyarakat
Melalui kerja sama dengan Shuffle & Strides, Mamaka mendukung perluasan program MHAT. Organisasi nirlaba ini berfokus pada edukasi kesehatan mental melalui kegiatan komunitas, aktivitas fisik, dan percakapan terbuka.
Program tersebut bertujuan mengurangi stigma serta membuat informasi tentang kesehatan mental lebih mudah diakses.
Ira dari Shuffle & Strides menjelaskan bahwa pelatihan MHAT membekali peserta dengan pengetahuan praktis, mulai dari mengenali tanda-tanda masalah kesehatan mental hingga memahami cara berkomunikasi dan memberikan dukungan kepada orang yang sedang mengalami kesulitan.
Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai sumber informasi, pilihan perawatan, serta layanan profesional yang dapat diakses ketika dibutuhkan.
Pelatihan berlangsung selama dua hari dan ditawarkan secara gratis kepada masyarakat. Program ini bukan untuk menjadikan peserta sebagai tenaga profesional kesehatan mental, melainkan membantu mereka lebih memahami persoalan tersebut dan lebih percaya diri saat memberikan dukungan kepada orang lain.
“Dampak edukasi kesehatan mental tidak berhenti ketika sesi pelatihan berakhir. Peserta akan kembali ke tempat kerja, keluarga, lingkaran pertemanan, atau komunitasnya dengan pengetahuan yang dapat memengaruhi cara mereka memahami dan merespons kesehatan mental,” kata Ira.
Selain pelatihan, Shuffle & Strides juga menjalankan kegiatan komunitas lari dan menyediakan layanan konseling bersubsidi bagi orang-orang yang membutuhkan bantuan profesional.
Harapannya, pengetahuan yang diperoleh satu orang dapat menyebar ke lebih banyak orang. Semakin banyak yang memahami kesehatan mental, semakin terbuka pula percakapan tentang isu ini. Masyarakat juga diharapkan semakin tahu ke mana harus mencari bantuan ketika dibutuhkan. [dar]

Balihbalihan merupakan website yang membahas seputar informasi pariwisata dan seni budaya di Bali