Seluruh Peserta GM LAB Generasi Ke-3 IHGMA Bali Lulus Tanpa Ujian Susulan

 Seluruh Peserta GM LAB Generasi Ke-3 IHGMA Bali Lulus Tanpa Ujian Susulan

IHGMA Bali gelar GM LAB Generasi ke-3 di City of Aventus Denpasar pada 3–24 Juli 2026/Foto” dok.IHGMA Bali

WAHYU BAYUAJI, General Manager Klapa Resort Bali berhasil meraih nilai tertinggi pada program General Manager Laboratory (GM LAB) Generasi ke-3 yang digelar Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Bali.

Wahyu Bayuaji meraih nilai tertinggi dengan skor 88 persen. Posisi kedua ditempati Putu Adhiguna, CEO ArkaCara Hospitality, dengan nilai 84 persen, sedangkan peringkat ketiga diraih Neva Pradnyawati, Junior Operation Manager Morin Resort Lembongan, dengan nilai 82 persen.

GM LAB tahun ini, diikuti sebanyak 11 peserta yang terdiri atas Head of Department, General Manager, hingga Chief Executive Officer (CEO) dari berbagai perusahaan hospitality mengikuti rangkaian pembelajaran yang diselenggarakan di City of Aventus Denpasar pada 3–24 Juli 2026.

Pada angkatan ketiga, seluruh peserta berhasil lulus tanpa harus mengikuti ujian susulan. Itu artinya, program pengembangan kompetensi bagi para pemimpin industri hospitality ini kembali menunjukkan keberhasilannya setelah penyelenggaraan yang sukses pada tahun 2024 dan 2025.

“Program ini memang kami rancang untuk mempersiapkan calon maupun praktisi General Manager melalui pendekatan pembelajaran yang komprehensif, aplikatif, dan relevan dengan tantangan industri pariwisata saat ini,” ujar Ketua IHGMA Bali, Bagus Ngurah, Selasa 4 Agustus 2026.

GM LAB merupakan program pengembangan kompetensi bagi calon dan praktisi General Manager di industri hospitality ini kembali membuktikan efektivitasnya. “GM LAB Generasi ke-3 tahun ini menjadi sangat istimewa karena seluruh peserta berhasil melampaui passing grade yang telah ditetapkan,” kata Bagus Ngurah.

Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan keseriusan peserta dalam mengikuti seluruh proses pembelajaran sekaligus menunjukkan efektivitas para proctor dalam mentransfer pengetahuan dan pengalaman profesional kepada para peserta.

GM LAB Generasi ke-3 menghadirkan sembilan sesi masterclass yang dibawakan oleh para proctor dan praktisi senior industri hospitality dengan rekam jejak kepemimpinan serta kontribusi yang signifikan dalam pengembangan pendidikan perhotelan.

Materi yang diberikan meliputi Hospitality Leadership Management, Human Capital Management, Risk and Strategic Management, Sustainable Management, Room Management, Revenue Management, Food and Beverage Management, Sales and Marketing Management, serta Financial Management.

Untuk mengukur penguasaan materi, seluruh peserta mengikuti ujian tertutup yang menguji pemahaman mereka terhadap seluruh materi yang telah dipelajari. Peserta dinyatakan lulus apabila memperoleh nilai minimal 70 persen (passing grade) dari total 180 soal yang diujikan.

Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan menyelesaikan program dan memenuhi standar kompetensi yang ditetapkan, seluruh peserta GM LAB Generasi ke-3 akan menerima gelar profesional Certified Hospitality Best Practice (CHBP) dalam Graduation Ceremony yang menjadi bagian dari rangkaian International Tourism Leaders Summit (ITLS) 2026 pada 25–26 September 2026 di Bali.

Ketua ITLS 2026, Made Dwijantara, menyambut baik keberhasilan penyelenggaraan program tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan proses pembelajaran dan memenuhi standar kelulusan.

“Kami menantikan kehadiran seluruh peserta pada Graduation Ceremony GM LAB dalam rangkaian ITLS 2026,” ujarnya.

Dwijantara menegaskan, keberhasilan GM LAB Generasi ke-3 semakin memperkuat komitmen IHGMA Bali dalam mencetak pemimpin industri hospitality yang kompeten, adaptif, dan berdaya saing.

Kelulusan 100 persen yang diraih tahun ini menjadi bukti efektivitas program dalam meningkatkan kapasitas para profesional perhotelan sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia pariwisata Indonesia yang unggul dan berkelanjutan.

“Kami optimistis GM LAB akan terus menjadi salah satu program strategis dalam mempersiapkan generasi pemimpin hospitality masa depan yang mampu menjawab tantangan industri pariwisata yang terus berkembang,” tutupnya. [buda]

Related post